Diskusi Umum Strategic Purchasing

Diskusi Umum Strategic Purchasing

Sejak Indonesia mereformasi sistem pembiayaan kesehatannya dengan mengimplemetasikan program jaminan kesehatan nasional masih banyak masalah yang dihadapi dalam mencapai universal health coverage antara lain, masalah pada sumber pendanaan (revenue collection), pooling, kontrol mutu pelayanan kesehatan (kredensialing), kepuasan peserta, akses pelayanan kesehatan yang masih belum merata dan kontrol biaya kesehatan yang belum maksimal mendorong efisiensi, serta diindikasikan adanya praktik fraud.

Strategic Purchasing merupakan sebuah fungsi penting dalam meningkatkan performa sistem kesehatan suatu Negara. Dimana purchasing yang aktif secara inovatif  dapat meningkatkan fungsi pada kualitas pelayanan kesehatan, kepuasan peserta, efisiensi, akses pelayanan kesehatan dan akuntabilitas. Dengan menjalankan fungsi purchasing yang aktif diharapkan dapat mengatasi permasalahan-permasalahan dalam usaha mencapai universal health coverage.

Dalam mengkaji strategic purchasing perlu dilihat keselarasan hubungan antar lembaga yang berperan dengan menggunakan principal agent relationship, antara lain melihat (1) bagaimana hubungan pemerintah (principal) dengan purchaser (agent); (2) bagaimana hubungan purchaser (prinsipal) dan Provider (agent) dan (3) bagaimana hubungan purchaser (agent) dengan masyarakat (prinsipal).

Pada tanggal 30 Agustus 2016 pukul 08.30-10.00 wib telah berlangsung Diskusi Umum Strategic Purchasing di lab leadership gedung IKM lantai 3 FK UGM. Diskusi dipimpin oleh prof. dr. Laksono Trisnantoro Msc.,Ph.D yang menjelaskan Mengapa Perlu Ada Strategic Purchasing? dan Dr. dr. Dwi Handono Sulistyo, M.Kes yang menjelaskan mengenai teori dan konsep Principal Agent Relationship dalam strategic purchasing.

Beberapa point menarik dalam diskusi umum masyarakat praktis strategic purchasing ini antara lain:

  1. Sulitnya untuk menerapkan proses kredensialing dan kontrak dengan maksimal dalam mengontrol mutu layanan ketika di daerah rural yang memiliki fasilitas kesehatan yang terbatas atau hanya memilki satu faskes, seperti pada daerah-daerah di Indonesia bagian timur.
  2.  Kredensial lebih dominan pada fasilitas kesehatan swasta dari pada fasilitas kesehatan pemerintah yang biasanya cenderung akan dikontrak.
  3. Peran Dinas Kesehatan dan Organisasi Profesi dalam principal agent relationship perlu diperjelas
  4. yang bertanggungjawab untuk melakukan monev adalah prinsipal atau lembaga yang memberi perintah/arahan
  5. BPJS Kesehatan tidak se-fleksibel organisasi swasta dalam menerapkan prinsipal agent relationship karena selain sebagai prinsipal bagi provider BPJS juga sebagai agent dibawah pemerintah, dan tidak memiliki wewenang dalam membuat aturan yang tidak selaras dengan kebijakan diatasnya (undang-undang/permenkes)
  6. BPJS telah berusaha menjadi aktif purchaser dalam segala keterbatasannya

Untuk pertemuan selanjutnya dalam Diskusi Masyarakat praktis strategic purchasing yang diselenggarakan oleh Pusat KP-MAK FK UGM dan PKMK FK UGM akan menjelaskan lebih detail mengenai bagaimana Hubungan Instansi dan lembaga terkait, hubungan pemerintah dan purchaser; hubungan purchaser dan provider dan hubungan provider dan citizen. Pada tanggal 20 September 2016 akan dijabarkan mengenai hubungan Pemerintah dan Purchaser yang akan disampaikan oleh Dr. drg. Yulita Hendrartini M.Kes.,AAK .

Berikut Informasi Lengkap mengenai masyarakat praktis strategic purchasing dan materi pada diskusi umum 30 Agustus 2016

Materi silahkan download disini

Informasi lengkap pada http://kebijakankesehatanindonesia.net/component/content/article/2847-CoP-Strategic-Purchasing-dalam-kebijakan-JKN

Mitra Kami

Fakultas Kedokteran UGM
Depkes
BPJS
World Health Organization
World Bank
AusAid
The Asia Foundation
Task Force Health Care
Nuffic
Erasmus University Rotterdam
Vrije Universiteit Amsterdam
GIZ
PAMJAKI
Joint Learning Network

TETAP IKUTI

Kontak Kami

Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan

Gedung Radioputro Sayap Barat Lantai 2
Komplek Fakultas Kedokteran UGM
Jalan Farmako Sekip Utara, Yogyakarta - 55281

Phone +62 274 631022
Mobile Phone +62878 3939 2641
Fax +62 274 631022
Email pusatkpmak@gmail.com
Website www.kpmak-ugm.org
Copyright KPMAK-UGM © 2016